Wednesday, August 28, 2019

KALIMANTAN TIMUR SI IBU KOTA BARU


   Beberapa tahun terakhir santer terdengar akan dipindahkannya ibu kota negara yang saat ini berada di DKI Jakarta. Terlepas dari polemik pro-kontra yang berdatangan dari opini-opini publik, disini kita akan membahas tentang mengapa Kalimantan Timur tepatnya di sebagian kabupaten Penajam Paser Utara dan kabupaten Kutai Kertanegara dipilih sebagai ibu kota baru Republik Indonesia dan keunggulan apa saja yang terdapat dsana?

   Ibu kota 

   Sebelum kita masuk kepada pertanyaan di atas, kita bahas dulu, apakah definisi dari kata "ibu kota" ? Ibu kota adalah kota tempat kedudukan pusat pemerintahansuatu negara yang dihimpun administratif, yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Pendek kata ibu kota ialah tempat kedudukan pusat administratif pemerintahan. Status ibu kota ditetapkan berdasarkan konstitusi atau undang-undang. Namun pada beberapa wilayah yuridiksi termasuk beberapa negara, tempat kedudukan cabang-cabang pemerintahan yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif berada di lokasi yang berbeda-beda. Di beberapa negara, pusat pemerintahan tidak berkedudukan di ibu kota. Sehingga ibu kota adalah munisipalitas penting atau utama di sebuuah negara.

   Secara histori, pusat ekonomi suatu negara atau wilayah sering menjadi titik perhatian kekuasaan politik dan menjadi ibu kota melalui penaklukan atau penggabungan. Di beberapa negara pusat keagamaan juga menjadi faktor penting yang menjadikan kota tersebut sebagai pusat pemerintahan seperti Roma, Konstatinopel dan lain sebagainya. Konvergensi kekuatan politik dan ekonomi atau budaya juga mempengaruhi penentuan ibu kota.

   Banyak ibu kota berdiri tanpa ditetapkan oleh undang-undang atau konstitusi, seperti London, Paris, Wellington dan lain-lain. Kota- kota tersebut diakui sebagai ibu kota berdasarkan konvensi dan karena hampir semua lembaga politik pusat negara berada di dalam atau di sekitarnya.

   Pemindahan ibu kota pernah dilakukan oleh negara-negara seperti Amerika Serikat dari New York ke Philadelphia lalu akhirnya ke Washington,DC , Brasil dari Rio de Janeiro ke Brasilia, Kazakhstan dari Almaty atau Alma Ata ke Astana dan lain sebagainya, karena alasan politik atau ekonomi. Di Indonesia sendiri, ibu kots pernah beberapa kali dipindahkan antara tahun 1945-1950 dari Jakarta - Yogyakarta - Bukittinggi - Jakarta.

   Sebagian besar tidak seluruhnya ibu kota negara adalah kota terbesar di negaranya. Ibu kota Indonesia, yakni DKI Jakarta bukan sebuah kota melainkan daerah administrasi khusus provinsi dengan 5 kota administratif dan 1 kabupaten. (wikipedia.com)

  Dari Jakarta Menuju Kalimantan Timur 

   Pada Senin, 26 agustus 2019, di Istana Negara yang digelar untuk jumpa pers,  Presiden Jokowi mengumumkan bahwa lokasi yang dipilih untuk menjadi ibu kota yang baru adalah sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, tepatnya di provinsi Kalimantan Timur. Menurut Jokowi, pemindahan ibu kota negara saat ini sudah mendesak, pertimbangannya adalah beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan bisnis sekaligus sudah sangat berat. ( CNN Indonesia)

   Jakarta saat ini sudah sangat berat sebagai pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat keuangan, perdagangan, pusat jasa, pangkalan udara serta pelabuhan laut yang terbesar di indonesia. Begitu  alasan Jokowi memindahkan ibu kota. Jokowi mengatakan, ia tidak bisa terus-menerus membiarkan beban DKI Jakarta dan beban pulau Jawa semakin berat terutama dalam hal kepadatan penduduk, kemacetan lalu lintas dan polusi udara. "Dan saya tegaskan, ini bukan kesalahan pemprov DKI Jakarta, tapi besarnya beban perekonomian Jakarta dan pulau Jawa". Ujar Jokowi. (viva.com)

  " Pemilihan Kalimantan Timur diambil setelah melakukan kajian selama 3 tahun terakhir", ucap presiden Jokowi. Faktor keamanan terutama bencana yang minim, letak pulau Kalimantan yang berada di tengah-tengah Indonesia, memiliki infrastruktur yang lengkap dan tersedianya lahan yang dikuasai pemerinta seluas 180 ribu hektare. (CNN Indonesia)

   Jokowi menegaskan, bahwa ibu kota baru hanya sebagai pusat pemerintahan. Sementara pusat ekonomi, bisnis, perdagangan dan jasa tetap berada di jakarta. Sejumlah instansi pusat di Jakarta akan dipindahkan dengan adanya pusat pemerintahan baru. Instansi-instansi tersebut antara lain;

- Istana dan lembaga eksekutif (kementrian)
- Lembaga legeslatif (DPR, MPR dan DPD)
- Lembaga yudikatif (MA, MK dan KY)
- Lembaga keamanan (Mabes Polri dan angkatan bersenjata)
- Bank sentral dan perbankan uatama
- Perwakilan negara atau kedutaan besar
- Information and Communication Technology (ICT)
- Perguruan Tinggi
- Lembaga-lembaga penelitian

   Sekitar 1,5 juta penduduk baru diprediksi akan menempati ibu kota baru Indonesia. Terdiri dari ratusan ribu ASN  lembaga negara, puluhan ribu personil TNI dan Polri, dan ditambah ratusan ribu pelaku bisnis yang menunjang kegiatan ekonomi. Selebihnya merupakan anggota keluarga dari para ASN, personil TNI/Polri dan para pelaku bisnis.

  Keistimewaan Kalimantan Timur

   Pulau Kalimantan berada di tengah-tengah Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadikannya letak yang strategis. Beberapa keistimewaan lainnya yang ada di Kalimantan Timur ialah;

1). Infrastruktur yang lengkap, meliputi;
a. Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, di  Balikpapan
b. Pelabuhan laut yang kuat
c. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (merupakan tol pertama di Kalimantan, awal 2011 pembangunan rampung perkiraan akhir 2019)

2). Fasilitas olahraga kelas Internasional, yakni 3 stadion elit sebagai berikut;
a. Stadion Batakan di Balikpapan, digadang-gadang menyerupai Emirates Stadium di London (markas Arsenal). Daya tampung stadion ini mencapai 40.000 suporter. Stadion Batakan merupakan markas dari klub liga 2, Persiba Balikpapan. Stadion ini pernah menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola internasional Asian School Football Festival 2019.

b. Stadion Aji Imbut di Tenggarong, Kutai Kertanegara. Berdiri pada tahun 2005 sebagai persiapan Kaltim untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2008. Stadion ini mampu menampung 35.000 penonton dan dilengkapi trek atletik di antara tribune dengan lapangan.

c. Stadion Palaran. Stadion berkapasitas 67.000 penonton itu kini terbengkalai. Saat dibangun oleh pemprov Kalimantan Timur, stadion ini diperuntukan menggelar PON XVII pada 2018.

3). Potensi bencana alam yang relatif minim seperti gempa bumi, longsor dan lain-lain, menurut klaim dari pihak BMKG.

4).  Di klaim minim konflik sosial.

5). Memiliki lahan yang luas. Dilansir dari KOMPAS.com, lahan seluas 68.000 hektare sudah ada dan luas ini masih bisa bertambah hingga 200.000 hektare.


   Persiapan Yang Dibutuhkan Untuk Ibu Kota Baru
   
1). Dana
   Presiden Jokowi menyatakan, "total kebutuhan untuk ibu kota baru adalah Rp.466.000.000.000.000,00 (466 T). Nantinya 19 persen dari APBN, itupun berasal dari skema kerja sama yang ada di DKI Jakarta sisanya dari APBU dan divertasi langsungswasta dan BUMN. (viva.com)

2). Lahan
   Dilansir dari KOMPAS.com sudah ada lahan seluas 68.000 hektare.

3). Konstruksi Pembangunan Infrastruktur
    Pembangunan infrastruktur diperkirakan akan memakan 3-4 tahun untuk jalan air waduk sanitasi dan gedung-gedung. (TEMPO.co)

   Itulah beberapa keunggulan Kalimantan Timur yang dua kabupatennya yakni Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara dipilih presiden sebagai ibu kota baru untuk Indonesia.
  

  



Advertiser